Stuffo, Brand Lokal dengan Konsep Upcycling yang Ramah Lingkungan

Barang daur ulang ternyata bisa menjadi peluang bisnis yang lumayan menjanjikan, lho. Brand lokal asal Jakarta, Stuffo sudah membuktikannya sendiri dengan konsep upcycling yang praktis dan tentunya ramah lingkungan banget, Superfriends. Sila simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Stuffo, Brand Lokal dengan Konsep Upcycling yang Ramah Lingkungan

Trend fashion memang selalu berubah mengikuti perkembangan zaman, Superfriends. Maka nggak heran, kalau berbagai brand fashion selalu berlomba-lomba menghadirkan berbagai macam inovasi buat produknya.

Bahkan, ada juga yang kreatif memutar otak dengan memberdayakan barang-barang nggak terpakai buat jadi sesuatu yang berguna lagi, lho. Dari sekian banyak cara, salah satu konsep yang mulai marak dipakai yaitu ada upcycling, Superfriends.

Pada dasarnya, upcycling ini mirip kayak recycling. Bedanya, upcycling lebih praktis karena melalui proses penguraian. Dari metode ini, lo bisa menggunakan barang lama untuk dimodifikasi jadi sesuatu yang baru dan berguna lagi.

Stuffo tentu bisa menjadi inspirasi dalam konsep upcycling, Superfriends. Brand lokal yang satu ini menjual tas dan beberapa produk lainnya yang terbuat dari banner dan terpal yang sudah nggak terpakai.

Biar makin terinspirasi, lo bisa simak ulasan lengkap terkait Stuffo, brand lokal dengan konsep upcycling yang ramah lingkungan berikut ini, Superfriends!

Berawal dari Upcycling Terpal Lele

Stuffo, Brand Lokal dengan Konsep Upcycling yang Ramah Lingkungan

Image source: https://spanduk-pecellele.business.site/

Ternyata, MG Pringgotono mengawali Stuffo dari ketertarikannya tersendiri terhadap tas, lho. Selain itu, profesi MG yang banyak bekerja di pameran sebagai exhibition designer juga menambah ketertarikannya terjun dalam bisnis ini, Superfriends.

Selama bekerja disana MG melihat banyaknya limbah banner setelah pameran selesai. Ketertarikannya pada tas dan ketersediaan resource banner dengan kualitas dan desain yang bagus, mendorong MG untuk membawa kembali stok banner pameran-pameran tersebut dan mendaur ulang banner tersebut menjadi sebuah tas.

Salah satu tujuannya membuat Stuffo yaitu sebagai upaya buat mengatasi kekhawatirannya terhadap isu lingkungan dan sampah-sampah di sekitar yang sebenarnya bisa didaur ulang menjadi barang yang berguna lagi, Superfriends.

Nggak cuma itu, ia memilih material banner acara seni dengan tujuan untuk terus menjaga memori acara seni tersebut. Saat pertama membentuk Stuffo di tahun 2016, material limbah yang pertama kali digunakan bukanlah dari limbah spanduk melainkan terpal bekas kolam ikan lele, Superfriends! 

Sampai akhirnya pada tahun 2017, MG mengajukan kerjasama dengan Jakarta Biennale untuk bisa mendapatkan akses spanduk dari institusi-institusi kesenian yang membuat pameran.

Stuffo memang butuh effort lebih buat menggaet pasar lokal, Superfriends. Maka jangan heran, kalau kebanyakan customer Stuffo adalah warga negara asing yang sedang berkunjung ke Indonesia. Kurangnya kesadaran untuk menggunakan produk hasil upcycle bisa dibilang menjadi salah satu penyebabnya.

Beragam Produk dari Riset yang Mumpuni

Stuffo, Brand Lokal dengan Konsep Upcycling yang Ramah Lingkungan

Image source: https://stuffobag.business.site/

Ternyata, Stuffo sendiri nggak cuma menjual tas aja lho, Superfriends. Mereka juga aktif mengeksplor dan rutin melakukan research and development dengan cara mendaur ulang limbah yang ada di sekitar. Dari situ, Stuffo dibagi dua menjadi Stuffo Bag dan Stuffo Lab.

Stuffo bag fokus pada produksi, katalog dan penjualan tas. Sementara itu, Stuffo Lab bisa dibilang menjadi laboratorium untuk membuat benda-benda upcycle dan tempat untuk melakukan riset tersebut, Superfriends.

Di sana, mereka bekerja sama dengan Gudskul melalui Gud R&D. Selain banner bekas, mereka juga mengolah sampah plastik dari botol plastik buat dijadikan benda-benda yang berguna, lho. Mulai dari tatakan laptop, aksesoris, sampai pot buat tanaman, Superfriends!

 

Referensi: https://www.mldspot.com/inspiring-products/Stuffo-upcycling-bukan-daur-ulang-biasa
Urban Action Beginner Extreme solo traveling

4 COMMENTS

SHARE
Ivan harnawan
Keren banget.. ..memanfaatkan barang bekas jadi barang yg keren
SRI YAYA ASTUTI
Brand Lokal dengan Konsep Upcycling
Sumardiyono
wow nice infonya
Sutrisman
Informasi nya bagus