Fenomena Aphelion yang Buat Matahari Terlihat Mengecil

Superfriends sadar nggak kalau tanggal 6 Juli lalu matahari kelihatan lebih kecil daripada biasanya? Hal ini terjadi karena fenomena Aphelion. Di mana kondisi bumi berada di titik terjauh dari matahari. Kok bisa ya? Berikut ini ada beberapa fakta tentang fenomena yang terjadi pagi hari.

Fenomena Aphelion yang Buat Matahari Terlihat Mengecil

Alam punya berbagai fenomena yang menunjukkan peristiwa luar biasa. Seperti yang terjadi tanggal 6 Juli lalu, ada fenomena Aphelion yang membuat matahari terlihat lebih kecil dari biasanya. Di mana letak bumi berada di titik terjauh dari matahari. Tepatnya 152.100.527 kilometer dari matahari.

Sedangkan jarak terdekat bumi ke matahari adalah 140.093.163 kilometer. Aphelion terjadi karena orbit bumi nggak sepenuhnya membentuk lingkaran sempurna. Jadi terlihat lebih ke bentuk elips. Hal ini menjadikan perhatian tersendiri termasuk Indonesia yang terjadi subuh tepat pukul 05.27 WIB.

Di bawah ini ada beberapa fakta tentang fenomen Aphelion Superfriends.

Matahari Terlihat Lebih Kecil

Fenomena Aphelion yang Buat Matahari Terlihat Mengecil

Image source: https://img.okezone.com/ 

Karena berada di titik terjauh dari matahari, orang-orang di bumi akan melihat matahari lebih kecil daripada biasanya. Dibanding waktu lain dalam setahun dan saat bersamaan akan nerima radiasi paling sedikit dari matahari. Tapi fenomena ini nggak menyebabkan bumi jadi lebih dingin.

Fenomena Aphelion memang selalu terjadi tiap bulan Juli tiap tahunnya, sedangkan fenomena Perihelion di mana bumi berada di titik terdekat matahari terjadi tiap bulan Januari tiap tahunnya. Selain itu, diameter matahari tampak lebih kecil bahkan bisa berkurang hingga 1,68 persen atau sekitar 15,73 menit busur.

Posisi Matahari Berada di Utara

Fenomena Aphelion yang Buat Matahari Terlihat Mengecil

Image source: https://asset.kompas.com/

Adanya fenomena Aphelion ini bisa memperkirakan posisi matahari berada di mana. Saat ini posisi matahari berada di belahan utara. Sehingga menyebabkan tekanan udara di bumi belahan utara lebih rendah dibanding bumi belahan selatan. Padahal sedang mengalami musim dingin.

Angin dari selatan atau Australia yang sedang musim dingin mengarah ke Utara. Hal ini akan memberi dampak buat Indonesia khususnya Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan wilayah lain yang terletak di selatan garis khatulistiwa. Wilayah tersebut akan mengalami penurunan suhu.

Nggak Membuat Bumi Lebih Dingin

Sebenernya akibat fenomena ini nggak berpengaruh sama sekali sama suhu di bumi. Hal ini juga ditegaskan sama Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Cuaca dingin yang belakangan ini lo rasain dikarenakan tutupan awan yang sedikit.

Cahaya matahari akan diserap awan dan dilepaskan saat malam hari. Suhu dingin yang lo alami akan terus berlanjut sampai bulan Agustus atau sampai musim kemarau. Untuk ukuran matahari sendiri akan kembali normal seperti semula. Itu dia beberapa fakta mengenai fenomena Aphelion, apa di antara lo ada ngelihat langsung Superfriends?

 

Source: https://travel.detik.com/travel-news/d-5633347/fenomena-aphelion-yang-bikin-matahari-mengecil-hari-ini
Trending Beginner Extreme solo traveling

24 COMMENTS

SHARE
Candra Herpani
Dingin banget
Suleman
Nice info
Ivan harnawan
Nice info bro
Sumardiyono
Tanks infonya
Agus Sungkawa
Penomena alam
Rull
Jaraknya saja segitu aja sudah panas, gimana klo dekat
Cikal Wisnu
Menarik nih
Karlina
Nice info
Karlina
Nice info
Sutrisman
Infonya bagus