MAY 3, 2018

3 Cara Mudah Membedakan Motor Trail, Motorcross, dan Enduro

Bro, lo belum mengerti tentang perbedaan motor trail, motorcross, dan motor enduro? Simak ulasan kali ini ya!


Bro, sekarang lo tidak perlu bingung lagi bagaimana cara membedakan motor trail, motorcross, dan motor enduro. Berikut bahasan yang akan memberitahukan lo tentang 3 cara mudah untuk membedakan motor trail, motorcross, dan motor enduro.

Memang, bagi orang awam, motor trail, motorcross, dan juga enduro pasti terlihat sama saja karena memang sekilas bentuknya mirip. Dari segi penampilan, fisik ketiga jenis motor ini memang mirip misalnya body yang ramping dan tinggi, penggunaan spakbor yang khas, dan juga bunyinya yang nyaring.

Tetapi ketiga jenis motor ini punya perbedaan dan kegunaannya masing-masing. Perbedaannya pun cukup signifikan mulai dari spesifikasi, jenis ban sampai fungsi di mana motor-motor tersebut akan berjalan. Nah, kalau lo tertarik dengan ketiga jenis motor ini, sebelum mencobanya, berikut cara mudah membedakan motor trail, motorcross, dan motor enduro.

Motor Trail Yang Bisa Digunakan Di Jalan Raya

Motor Trail Di Trek Alam Bebas. credit photo: ridertua.com

Motor trail disebut juga dengan dual sport atau motor all road. Ini karena motor ini merupakan perpaduan antara jenis motor biasa yang digunakan di jalan raya tapi oke juga kalau digunakan untuk off road.

Kelengkapan motor ini sama seperti motor jalanan kok bro, makanya menggunakan motor trail masih legal di jalan raya. Dari segi spesifikasi ban, ban depan memiliki diameter yang lebih besar dibandingkan ban belakang.

Untuk spesifikasi Motor Trail yang bisa digunakan di jalan raya, lo hanya perlu mengubah jenis ban yang ada di motor trail lo sebelumnya. Kalau mode standar motor trail menggunakan dirt tire, lo tinggal ganti dengan ban jenis roadster tire.

Perhatikan Bannya. Motor Trail Tracker - Roadster. credit photo: otosia.com

Dengan mengganti ban ke roadster tire, lo akan tetap nyaman untuk mengendarai motor trail lo di panasnya aspal jalan raya. Penggantian ban ini dimaksudkan ke spesifikasi masing-masing jenis ban. Sayang juga nih bro, kalau lo membiarkan dirt tire lo digunakan di aspal biasa.

Lagi pula, lo akan merasa tidak nyaman karena motif batik yang ada dirt tire memang dikhususkan untuk motor trail lo di trek off road. Oleh karena itu, variasi roadster tire akan memudahkan lo berkendara di jalanan aspal dengan motor trail.

Digunakan di jalan raya yang mulus masih nyaman, dipakai untuk off road juga oke. Umumnya motor trail digunakan untuk touring motor melintasi kota atau untuk melintasi jalan di tengah hutan. Meski begitu, ada juga yang memodifikasi motor trail jadi motorcross atau enduro untuk menghemat biaya.

Motorcross Yang Khusus Balapan Di Sirkuit

Motorcross Khusus Untuk Sirkuit. credit photo: ultimatemotorcycling.com

Motorcross atau MX adalah motor khusus balapan off road yang sering kamu lihat videonya. Karena dirancang untuk balapan, spesifikasi motorcross jauh lebih tinggi dibandingkan motor trail meski dari segi fisik hampir sama.

Dan karena dibuat khusus untuk balapan, kalau kamu menggunakan motorcross di jalan raya jangan kaget kalau dipaksa berhenti oleh polisi. Motorcross nggak punya standar kelengkapan kendaraan bermotor seperti surat-surat, lampu depan dan belakang, lampu sein, klakson, spion, dan knalpot yang sudah lolos uji emisi.

Harga motorcross bisa sangat mahal karena spesifikasinya yang tinggi. Motorcross memiliki transmisi 5 percepatan, sedangkan enduro ada 6 percepatan.

Motorcross Khusus Untuk Sirkuit. credit photo: yandex.ru

Nah, motorcross, walapun lo sudah ganti jenis bannya ke roadster tire, lo tetap tidak akan nyaman mengendarai jenis motor ini di jalan aspal biasanya. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, dari spesifikasi motor ini sendiri sudah tidak bisa turun ke jalan aspal.

Tenaga yang ada di motorcross ini juga tidak cocok untuk berada di jalan aspal, bro. Jadi baiknya jika lo mempunyai motorcross ini, lo hanya bisa turun di trek motorcross khusus ya.

Motor Enduro Untuk Touring

Motor Enduro Untuk Touring. credit photo: autospinn.com

Jika motorcross adalah motor yang khusus untuk off road di dalam sirkuit, balapan menggunakan enduro dilakukan di arena terbuka dengan rintangan alam yang masih alamiah.

Misalnya untuk melintasi jalan yang berlumpur dan berbatu, melompati gundukan tanah atau batang pohon, menghindari ranting pohon yang rendah, melewati sungai, naik dan turun bukit, dan rintangan yang lain dalam trek balapan yang cukup panjang.

Spesifikasi ban untuk motor enduro hampir sama dengan motorcross tetapi lebih besar dengan pacul-pacul yang lebih jarang ketimbang motor trail. Motor enduro biasanya dilengkapi dengan lampu depan untuk melintasi trek malam hari dan juga memiliki tangki bahan bakar yang lebih besar karena treknya lebih jauh ketimbang sirkuit motorcross.

Dengan spesifikasi yang sudah disebutkan di atas, motor enduro untuk touring? Kenapa tidak, bro? Salah satu motor enduro yang sudah sangat terkenal untuk touring adalah BMW G 1200RS. Motor dengan tangki besar, kekuatan torsi yang tahan lama, akan memudahkan lo berpetualang di alam bebas bro.

Motor Enduro Untuk Touring. credit photo: okpal.com

Dari penjelasan di atas, apakah lo sudah jelas memahami perbedaan motor trail, motorcross dan motor enduro? Jika sudah jelas, sekarang tinggal dicocokan dengan kebiasaan petualangan lo, bro.

Apakah lo masih suka main di alam bebas dan juga di jalanan aspal? Atau benar-benar khusus di motorcross sirkuit, atau lo suka perjalanan touring? Ini sudah tergantung keputusan lo, ya!

 


Please login to comment
5 COMMENTS
Sunaryo Widodo
March 27, 2018 at 6:46 AM

Ajiiibbb , keren mantap banget


Muhammad muhlis
March 27, 2018 at 11:28 AM

Matafffffffft


Hengky kik
April 30, 2018 at 8:06 PM

Mantaaaaap bro ..menguji adrenalin


Muhammad muhlis
May 5, 2018 at 1:38 AM

Mantaff dahhh


Harry Santosa
May 7, 2018 at 6:29 AM

angkat dong artikel adventure dg motor turing enduro...biasanya jarak jauh, dalam negeri dulu ga papa baru yang super jarak jauh kayak Jakarta-London dsb. trims..salam adventure