NOV 13, 2015

Menapaki Puncak Rinjani


Nama Rinjani sudah tidak asing di telinga para pendaki. Gunung ini dicap sebagai gunung paling cantik di Indonesia. Kamu akan menemukan keindahan alam bak surga dunia dari gunung ini. Terlebih jika berhasil mencapai puncak, semua sisi Pulau Lombok, Bali bahkan Sumba akan terlihat dengan jelas.

Namun, mendaki hingga mencapai puncak ketinggian bukanlah perkara mudah. Energi akan terkuras habis untuk mananjak, ditambah gemblokan ransel di punggung belakang yang semakin menambah beban. Cuma kamu yang benar-benar punya tekat tinggi yang bisa melakukannya. Contohnya beberapa pria pada video di atas ini. Meskipun badan terasa lelah, kaki seolah tidak bisa melangkah tapi semangat tidak pernah pudar untuk tetap menggapi Puncak Rinjani.

Langsung saja saksikan cuplikan pendakian mereka pada video yang diambil dari situs YouTube dari channel Agus Priyono. Pendakian tersebut dilakukan oleh empat pria bernama Agus, Joshua asal Univ. Gunadarma dan Chandra, Agca asal Univ. Prof Dr Moestopo. Mereka memulai perjalanan pukul 16:06 WIT dengan trek mayoritas masih datar.

Untuk mendaki gunung ini ada tiga trek resmi yang sering digunakan para pendaki, yaitu jalur senaru, jalur sembalun, dan jalur torean. Namun, yang paling banyak dilalui adalah jalur senaru, karena medan tidak terlalu curam.

Di menit 6:30 empat pria pada video yang telah memiliki total viewers 232k ini sampai di pos 2. Mereka istirahat sebentar lalu kembali berjalan menuju pos berikutnya. Terdengar suara hambusan nafas yang mulai tidak beraturan, ekspresi lelah pun tergambar dari raut wajah Andi dan kawan-kawan.

Mendaki gunung memang membutuhkan persiapan fisik yang matang, kaki akan dibuat gempar karena trek yang tajam dan berliku. Tapi, itu bukan jadi alasan untuk membuat pria-pria pada video di atas kembali tanpa menginjak Puncak Rinjani.

Setelah merehatkan badan sebentar, mereka kembali melakukan pendakian untuk mencapai puncak. Di menit 10:59 akhirnya mereka sampai ke titik tertinggi Rinjani 3.726 MDPL. Di sini lah kamu akan melihat kecantikan Indonesia yang luar biasa. Awan seperti tepat di atas kepala, matahari terbit pun akan terlihat sangat indah.

Kamu tertantang untuk menapaki Puncak Rinjani? Sebaiknya pilihlah waktu yang tepat dan lakukan pendakian ketika cuaca sedang bersahabat. Pasalnya jika musim kering tiba, sumber air di beberapa pos akan kering dan tidak menutup kemungkinan kamu akan kesulitan mencari air.

Please login to comment
NO COMMENT YET, BE THE FIRST!