Menantang Nyali dengan Slackline di Antara Dua Balon Udara, Berani?

Dilihat 327 kali

Biasanya untuk melakukan slackline, para penggiatnya akan berjalan di atas seutas tali di tempat-tempat dengan ketinggian mencengangkan. Misalnya di antara dua tebing atau gedung pencakar langit. Kedua lokasi tersebut sebenarnya aman untuk slackline, karena stabil dan tak akan mengganggu keseimbangan kita saat meniti tali.

Lantas, pernahkah kita membayangkan slackline di tempat tinggi yang kekokohan lokasinya tidak sekuat gedung atau tebing?

Berjalan di Antara Dua Balon Udara

Ternyata, ada orang-orang bernyali sangat besar yang menjajal kemampuan slackline di antara dua balon udara yang tengah mengudara. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, aksi ini lebih gila sekaligus berbahaya mengingat balon udara tidak sekuat gedung atau tebing yang menjejak tanah. Nah, kalau di gedung atau tebing saja masih mengundang risiko berbahaya, bagaimana dengan balon udara yang notabene berada jauh di atas tanah?

Di sisi lain, mempraktikan slackline di antara dua balon udara bukanlah hal yang mustahil. Kalau ingin melakukannya, hal pertama yang harus kita lakukan adalah berlatih untuk meningkatkan jam terbang. Kemudian, karena lokasinya berada di tempat tinggi, kita juga harus beradaptasi dan mengantisipasi perubahan cuaca yang kadang berubah tak tentu. Terpaan angin kencang adalah salah satu masalah yang sering membuat keseimbangan di atas tali goyah. Bahkan orang yang mampu menyeimbangkan tubuh mereka di atas tali pun tak pelak jatuh saat melakukan slackline.

Masih mau menjajal slackline di antara dua balon udara? Berarti, kita juga harus menyiapkan peralatan selengkap dan seaman mungkin. Pastikan alat-alat tersebut sudah memenuhi standar internasional untuk menekan peluang kecelakaan saat melakukan slackline. Sebaiknya kita juga mencari pembimbing atau instruktur tepercaya dan profesional untuk memandu.

Untuk mencoba slackline, kita tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, karena Indonesia punya komunitas beranggotakan orang-orang yang menggemari olahraga ekstrem tersebut. Komunitas-komunitas tadi tersebar di beberapa kota besar di Tanah Air, salah satunya adalah Bandung. Di kota tersebut, ada satu komunitas pelopor bernama Pushing Panda. Selain itu, ada pula Indoslackline dan Bandung Slackliner. Sementara buat yang menetap di Jabodetabek, ada komunitas slackline bernama Namek Slackline yang giat melakukan aktivitas di Universitas Indonesia.

Jadi, tunggu apa lagi? Siapkan diri untuk menjajal slackline bersama teman-teman supaya terasa lebih mudah dan tentunya dapat saling membantu kalau terjadi hal-hal buruk.